Gastronomy

Sate Kuda Pak Di

Sate Kuda

Sate Kuda Pak Di

Price: IDR 40K for 10 pieces

(Prices are varied according to the amount of pieces of satay that you are ordered)

Pernah makan sate ayam, kambing, sapi ataupun kelinci? Ah, itu sudah biasa! Kemarin kami mencoba sesuatu yang baru dan asing bagi kami semua yaitu sate kuda. Warung sate yang terletak di jl. Veteran Semarang ini memang sudah terkenal. Saya sudah pernah mendapat referensi mengenai warung ini dari seorang teman yang juga seorang musisi jazz terkenal di kota Semarang, namun baru tadi saya dan teman-teman saya mendapat kesempatan untuk mencoba sate yang terbuat dari hewan yang membuat suku aztec lari terbirit-birit ketika menjumpai hewan ini dahulu. Karena suku Aztec pada kala itu belum pernah melihat hewan yang anggun ini selama hidup mereka hingga mereka bertemu dengan para conquistador dari Spanyol yang datang membawa hewan ini pada tanggal 12 Oktober 1492 dan kemudian nasib mereka berubah untuk selamanya.

Ada banyak pendapat dari teman-teman saya yang pernah mencoba sate ini sebelumnya. Ada yang mengatakan bahwa daging sate ini sangat alot dan setelah merasakan sate ini, tubuh Anda akan merasakan panas sesudah menyantap sate ini. Hal ini membuat kami makin penasaran untuk mencobanya.

Ketika datang dan melihat menu, ada beberapa macam pilihan menu yang disediakan oleh warung ini seperti sate daging kuda, sate otot, nasi goreng kuda, dan segala makanan nusantara lainnya yang disajikan dengan menyertakan daging kuda di dalamnya. Harganyapun terbilang tidak murah karena kami berpikiran bahwa mungkin sangat sulit untuk mencari daging kuda. Bahkan saya pernah mendengar bahwa harga seekor kuda bisa mencapai ratusan bahkan hingga milyaran rupiah per ekornya. Hampir menyerupai harga sebuah mobil.

Karena kami masih merasa was-was dengan rasa daging ini, akhirnya kami memutuskan untuk mencoba sate daging sebanyak 10 tusuk untuk dimakan beramai-ramai. Ketika sate ini dihidangkan di meja kami, sepintas yang terlintas di pikiran kami adalah bentuknya serupa dengan sate sapi. Rasanyapun tidak jauh berbeda dengan sapi, namun teksturnya agak berbeda dengan daging sapi dan ternyata dagingnyapun tidak alot seperti informasi yang kami dapat sebelumnya. Setelah memakan sate inipun saya tidak merasakan efek panas seperti yang dikabarkan teman saya sebelumnya. Sate ini bisa dijadikan alternatif sate apabila Anda sudah merasa bosan dengan pilihan sate yang ada.

Di belakang menu warung ini disertakan juga beberapa informasi tentang kandungannya yang relatif rendah kolesterol dan beberapa khasiat daging kuda antara lain untuk menambah stamina, memperbaiki penglihatan, mampu mengobati penyakit tetanus serta ini yang saya rasa paling dicari-cari oleh para pria yaitu menambah vitalitas pria. Terlepas dari benar atau tidaknya khasiat yang terkandung dari sate ini, kami datang kemari hanya untuk menikmati sate ini. Tidak lebih dan tidak kurang.

2 thoughts on “Sate Kuda Pak Di

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s