Economy and Business

CEO Dua Perusahaan Mobil Besar Dunia yang Menguasai Empat Bahasa

Dia lahir dari Lebanon pada tahun 1954, namun ketika berusia 13 tahun, keluarganya memutuskan untuk pindah ke Brasil. Kemudian dia meneruskan pendidikan insinyurnya di Paris, Prancis. Kemudian dia juga pernah bekerja di Amerika Serikat. Itulah sebabnya dia fasih berbicara dalam empat bahasa yaitu Arab, Portugis, Prancis dan Inggris tentu saja.

Awal karirnya dimulai setelah dia lulus dari kuliah di Prancis yaitu ketika dia bekerja sebagai Manajer Pabrik Michelin di Le Puy, Prancis pada tahun 1981. Pada tahun 1990, dia menjadi CEO Michelin Amerika Utara hingga tahun 1996. Kemudian dari tahun 1996, beliau direkrut oleh Renault untuk mengisi posisi sebagai Executive Vice President. Pada tahun 1999, Renault membeli 36,8% saham dari perusahaan mobil nomer dua terbesar di Jepang yaitu Nissan. Di tahun yang sama sembari bekerja di Renault, dia juga nyambi di Nissan sebagai Chief Operationg Officer dan akhirnya pada tahun 2001 dia ditunjuk sebagai CEO Nissan namun dia juga masih mempertahankan jabatannya di Renault. Siapakah dia?

Carlos GhosnDialah CEO Nissan/Renault Carlos Ghosn. CEO asing pertama yang bekerja di Nissan. Pada saat dia menjabat sebagai CEO Nissan pada tahun 2000, Nissan sedang berada di dalam jurang kehancuran karena Nissan terjerat hutang sebesar $ 20 Milyar dan hanya tiga dari 48 model mobil saja yang menguntungkan. Dengan situasi seperti itu, membalikkan keadaan perusahaan tampak mustahil, namun dia berjanji bahwa apabila dia tidak bisa membantu Nissan untuk melunasi hutangnya pada tahun 2005, dia akan mengundurkan diri dari Nissan.

Banyak tindakan tidak populer yang dilakukan olehnya untuk menyelamatkan perusahaan seperti merumahkan 21.000 karyawan yang setara dengan 14% dari total jumlah pekerja yang ada di Nissan, menutup satu dari lima pabrik domestik yang ada di Jepang, serta melelang beberapa aset Nissan seperti Nissan Aerospace Unit. Hal ini menimbulkan kemarahan besar di Jepang, namun dalam satu tahun, Nissan mencatatkan kenaikan keuntungan sebesar $ 2,7 milyar dari yang merugi sebesar $ 6,1 milyar dolar di tahun sebelumnya. Dan dia juga berani menghilangkan ketergantungan Nissan terhadap jaringan supplier yang melilit Nissan yang biasa dikenal dengan jaringan Keiretsu. Dia berani memutus hubungan terhadap lebih dari 1000 vendor yang telah lama bekerjasama dengan Nissan. Karena keberaniannya inilah, dia dijuluki sebagai “Pembunuh Keiretsu”. Tidak berhenti di situ, dia juga mengubah bahasa resmi di Nissan dari bahasa Jepang menjadi bahasa Inggris dan merekrut pula eksekutif-eksekutif dari Eropa dan Amerika Utara untuk mengisi posisi-posisi kunci di Nissan. Hal yang sangat jarang sekali terjadi di Perusahaan Jepang. Karena kegigihannya untuk mengubah budaya perusahaan ini, dia dijuluki Jendral Douglas Mac Arthur-nya bisnis.

Karena kelihaiannya membalikkan keadaan di Nissan ini, pada tahun 2005, dia didaulat menjadi CEO Renault. Dia adalah orang pertama di dunia yang menjadi Chairman di dua perusahaan mobil terkemuka di dunia ini dalam tempo yang bersamaan.

Apa Rahasia Kesuksesannya di Nissan?

Sudah barang tentu bahwa Renault dari Prancis pasti memiliki budaya yang berbeda dari Nissan yang berasal dari Jepang. Lalu bagaimana dia bisa mengakomodasi semua perbedaan tersebut? Berdasarkan paparannya di kuliah umum yang dia berikan di Stanford Business School dia mengatakan cara dia membawakan rapat, berkomunikasi di Prancis berbeda dengan cara-cara yang ia gunakan ketika memimpin rapat di Jepang. Dia menekankan pada isi atau konten yang akan disampaikan harus jelas dan kita harus memikirkan cara terbaik agar inti dari pesan kita tersampaikan.

Kemudian mengenai bagaimana dia bisa membalikkan keadaan di Nissan, dia mengatakan bahwa dia tidak perlu lagi mengulangi pernyataan bahwa kita berada di situasi yang buruk, mereka sudah tahu akan hal itu. Dan sebenarnya solusi dari permasalahan itu sebenarnya ada di dalam perusahaan itu sendiri, yang perlu dilakukan kemudian adalah membuat analisis yang sangat lucid dan buat mereka menjawab pertanyaan-pertanyaan sederhana seperti berikut:

Mengapa kita bisa terperangkap di situasi seperti ini?

Apa yang bisa kita perbaiki dari situasi yang sudah ada sekarang?

Dan hal apa yang seharusnya kita lakukan.

Dari kumpulan pertanyaan tadi pasti akan diperoleh banyak masukan, tapi kita tidak bisa mengerjakan semua tugas dalam waktu bersamaan. Kita harus mengelompokkannya lagi berdasarkan prioritas terpenting dan mulai atasi masalah tersebut. Pada saat Carlos memimpin Nissan pada tahun 1999, masalah terbesar yang dihadapi perusahaan tersebut adalah setiap bagian atau divisi yang ada di dalam  Nissan merasa sudah bekerja dengan baik, namun mereka menyalahkan divisi lain atas kegagalan kinerja mereka. Kemudian Carlos mengatakan bahwa dia paham dengan masalah itu namun hal selanjutnya dia meminta masing-masing divisi untuk menemukan solusi dan kategorikan berdasarkan prioritasnya dan buat itu tampak menarik. Karena kunci dari manajemen dan kepemimpinan menurut dia adalah membuat orang-orang yang ada di sekitar kita melaksanakan hal yang tidak kita sukai. Tugas pemimpin di sini adalah tetap memberikan bawahan motivasi dan keyakinan bahwa walaupun jalan yang ditempuh berat, namun hal ini dilakukan demi kebaikan bersama, sehingga mereka akan melakukan hal-hal sulit dan tidak menyenangkan namun mereka yakin hal itu demi kebaikan bersama.

Bagaimana dia mengelola perbedaan yang ada antara Renault dan Nissan?

Dia memaparkan bahwa ada tiga kunci untuk bisa mengelola perbedaan yang ada antara Renault dan Nissan.

  1. Hormati masing-masing identitas yang ada di Renault dan Nissan.
  2. Hormati otonomi masing-masing pihak. Jangan campurkan keputusan Nissan berdasarkan pertimbangan Renault dan sebaliknya.
  3. Lakukan sinergi antara kedua perusahaan ini.

Lalu, bagaimana cara mengetahui bahwa yang kita lakukan sudah benar? Kita bisa melihatnya di indikator-indikator yang tersedia. Contohnya:

Operating Margin Nissan pada tahun 1999 hanya sebesar 1%, kemudian naik menjadi 9,5% pada tahun 2006.

Return on Investment Nissan pada tahun 1999 hanya sebesar 1% dan meningkat menjadi 20% pada tahun 2005.

Return on Investment Renault tadinya 5% kemudian pada tahun 2006 menjadi 12%.

Market Capitalization Nissan pada tahun 1999 perusahaan ini bernilai $10 Milyar dan pada tahun 2006 berkisar antara $40 Milyar, atau meningkat empat kali lipat.

Market Capitalization Renault meningkat 2 kali lipat

Dari hal-hal di atas, nampak jelas sekali terlihat bahwa perusahaan sudah berada pada jalur yang benar.

Berapa gajinya saat ini?

Menurut harian Economic Times dari India Times dilaporkan bahwa gaji yang dia terima dari Nissan pada tahun fiskal 2013-2014 yang berakhir pada bulan maret kemarin adalah sebesar 995 Juta Yen atau setara dengan $ 9,8 juta. Sedangkan gaji yang dia terima dari Renault sebesar 2,61 juta Euro atau setara dengan $ 3,6 juta. Padahal masih banyak posisi lain yang dia emban saat ini seperti pada tahun 2012 dia dipercaya untuk mengemban amanat sebagai chairman perusahaan mobil dari Rusia AvtoVAZ. Pada tahun 2013, dia dipercaya lagi menjadi anggota dewan direktur pada sebuah bank di Brasil bernama Banco Itaú dan masih banyak lagi posisi yang dia emban.

Bagi saya, dia adalah tokoh yang sangat inspiratif. Dia juga manusia, sama seperti kita. Tapi dia sudah melakukan banyak hal bagi banyak negara. Dia sudah tidak mengaku lagi sebagai warga dari sebuah negara tertentu. Dia mengaku bahwa dia adalah warga global atau global citizen karena dia selalu berpindah pindah dari Prancis ke Jepang. Dan salah satu impian terbesarnya dalam menghadapi tantangan makin terbatasnya bahan bakar fosil adalah dengan membanjiri jalanan dengan mobil listrik. Semoga harapannya bisa tercapai karena saya tidak ingin kembali lagi ke abad pertengahan, pra-revolusi industri dimana kemana-mana saya harus kembali naik kuda atau delman karena mobil atau sepeda motor yang saya kendarai tidak bisa jalan dikarenakan habisnya cadangan bahan bakar minyak di dunia.

Bagaimana denganmu? Siapakah tokoh yang paling menginspirasi kehidupanmu?

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s