History

Pada Awalnya Indonesia Lebih Unggul dari Jepang

Kita akui bersama bahwa kondisi bangsa kita saat ini sangat tertinggal dari Jepang baik dari segi ekonomi, teknologi maupun infrastruktur. Sebuah negara kepulauan kecil di timur Asia ini pernah menjadi negara adidaya pada awal abad 20, bahkan Indonesiapun pernah menjadi bagian dari Kekaisaran Jepang Raya dari tahun 1942-1945. Walaupun pernah kalah pada perang dunia II, Jepang dapat kembali bangkit dan tetap unggul dalam bidang ekonomi, teknologi, dan infrastruktur.

Kemajuan Jepang ini diraih dalam tempo yang relatif singkat yaitu setelah Jepang membuka diri pada tahun 1868. Peristiwa inilah yang terkenal dengan peristiwa Restorasi Meiji. Setelah restorasi, Jepang benar-benar mengejar ketertinggalannya terhadap negara-negara barat. Pakaian adat yang biasa dikenakan kaisar dan bangsawan Jepang mulai ditinggalkan dan digantikan dengan pakaian model barat. Rel-rel baja mulai mengelilingi Jepang dan cerobong asap mulai terpancang di negeri matahari terbit ini. Puncaknya adalah pada tahun 1905, Jepang dengan gagah berani mengalahkan Kekaisaran Rusia di Manchuria. Kemenangan Jepang yang gilang gemilang inilah yang menginspirasi tokoh-tokoh perjuangan di Asia untuk bangkit melawan penjajah barat.

Restorasi Meiji yang mengantarkan Jepang kepada Revolusi Industri
Restorasi Meiji yang mengantarkan Jepang kepada Revolusi Industri

Jepang memang luar biasa, namun tidak banyak yang tahu bahwa sebenarnya Indonesia lebih unggul dari Jepang pada awalnya. Meskipun agak berbeda ceritanya dengan Jepang, namun tetap saja penjajahan Pemerintah Kolonial Belanda di sisi lain juga membawa banyak kemajuan bagi Indonesia. Perubahan itu antara lain:

Indonesia Memiliki Kereta Api Terlebih Dahulu daripada Jepang

Kereta Api Pertama di Indonesia
Kereta Api Pertama di Indonesia

Apabila kita membandingkan kereta api Indonesia dan Jepang kini, pasti yang bisa kita lakukan hanya prihatin. Kereta-kereta kita kalah dari segi kecepatan, keamanan dan teknologi dari Jepang. Bahkan kita juga menerima kereta bekas dari Jepang. Tapi kita boleh sedikit berbangga hati karena sistem transportasi beroda baja ini sudah terlebih dahulu hadir di tanah air delapan tahun lebih awal dari Jepang. Tepatnya pada tahun 1864 atau empat tahun sebelum Restorasi Meiji terjadi.

Indonesia Terlebih Dahulu Memasuki Era Industrialisasi daripada Jepang

Lukisan Pabrik Gula pada Zaman Belanda oleh Abraham Salm
Lukisan Pabrik Gula pada Zaman Belanda oleh Abraham Salm

Indonesia pertama kali memasuki masa revolusi industri pada tahun 1826 tidak jauh setelah terjadi revolusi industri di benua asalnya, benua Eropa. Tingginya permintaan gula di Eropa memaksa berbagai negara di dunia tidak terkecuali di Indonesia yang saat itu masih berada di bawah pemerintahan Kerajaan Belanda untuk menemukan cara meningkatkan produksi gula dalam waktu yang singkat. Tidak ada cara lain kecuali dengan mendirikan pabrik-pabrik gula di tanah air. Oleh karena itu bermunculanlah pabrik-pabrik gula di Indonesia yang beberapa diantaranya masih bertahan hingga kini dan mesin-mesinnyapun masih menggunakan mesin peninggalan Belanda.

Saya pernah berdiskusi dengan orang tua teman saya ketika saya kerja di México dulu yang merupakan pensiunan pegawai sebuah perusahaan gula di México. Dia mengatakan bahwa di dalam industri gula, ada sebuah istilah yang dinamakan “Faktor Jawa”. Nama Jawa ini digunakan karena kata beliau, Jawa adalah tempat dimana gula tebu berasal.

Indonesia Terlebih Dahulu Mengadopsi Gaya Militer Barat

Perwira Infantri Legiun Mangkunegara
Perwira Infantri Legiun Mangkunegara

Legiun Mangkunegara adalah sebuah kesatuan militer yang dibentuk pada tahun 1808. Legiun ini memiliki keunikan tersendiri apabila kita melihat seragam yang dikenakan oleh para perwira tersebut sangat menyerupai seragam tentara-tentara Eropa pada tahun dan abad yang sama. Bisa kita bayangkan bahwa di tahun yang sama di masa keshogunan Tokugawa di Jepang, para samurai masih berkuasa dan berpatroli menggunakan pedang kitana dan pakaian adat mereka. Walaupun Jepang sudah memiliki senapan yang diadopsi dari Portugal, namun di kala itu ksatria-ksatria samurai Jepang masih suka menggunakan pedang kitana. Walaupun memiliki senapanpun, tanpa dibarengi dengan taktik dan disiplin a la barat seperti yang sudah dimiliki Legiun Mangkunegara ini, bisa jadi apabila tentara Mangkunegaran ini dikirim ke Jepang pada masa itu, tentara Mangkunegara bisa mengalahkan bala tentara keshogunan Tokugawa yang hanya bersenjatakan semangat bushido dan pedang kitana.

Raja-raja di Indonesia Terlebih Dahulu Mengenakan Busana Bercorak Barat

Pakubuwana dan Meiji

Dari gambar di atas, bisa kita lihat bersama bahwa Sultan Pakubuwana VI dari Kesultanan Kasunanan Surakarta terlebih dahulu mengenakan pakaian bercorak barat daripada kaisar Meiji dari Jepang.

Dari fakta sejarah yang saya persembahkan tadi, kita bisa menarik kesimpulan bahwa sebenarnya Indonesia ini sangat up to date sekali. Apa yang terjadi di benua Eropa bisa dengan cepat kita terapkan di sini, makannya tidak heran apabila masyarakat kitapun kini juga sangat up to date  atau bahkan meniru secara mentah-mentah apa yang terjadi di barat. Yang sangat kita sayangkan adalah bahwa keunggulan-keunggulan kita seperti keunggulan teknologi dan infrastruktur yang kita miliki pada awal abad ke-19 ini tidak kita pertahankan sehingga kita kini tertinggal dengan Jepang dalam hal inovasi teknologi dan teknologi terapan.

Kita pernah unggul sekali dari Jepang, bukan berarti kita tidak bisa lagi mengungguli Jepang. Republik Rakyat Tiongkok sudah membuktikannya bahwa sebuah negara yang pernah adidaya pada abad pertengahan dan kemudian jatuh ke dalam perang saudara pada awal abad 20 ini, kini sudah bangkit kembali dan sudah menyalip Jepang yang tadinya berada di urutan kedua ekonomi dunia dengan kemajuan ekonomi, teknologi, dan infrastrukturnya.

Sebenarnya dalam hal produk dalam negeri, Indonesia tidak kalah dengan produk luar. Yang kita masih kalah adalah kita tidak bisa membanting harga seperti yang dilakukan pemerintah Republik Rakyat Tiongkok serta masih kurangnya kepercayaan diri kita terhadap kualitas produk di dalam negeri.

Namun saya yakin, perlahan tapi pasti, suatu hari kita bisa sejajar dengan Jepang dan RRT.

Bagaimana dengan Anda? Menurut Anda, bagaimana cara agar Indonesia bisa meraih lagi keunggulan-keunggulan seperti yang dimiliki pada awal abad ke-19?

  

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s